Sang Pemimpi, the next story from Andrea Hirata - Dear Life, Affection, Hate and all ever happen...

Monday, August 11, 2008

Sang Pemimpi, the next story from Andrea Hirata

Sang pemimpi
buku ini bener2 inspiring.. buku ini ga kalah seru dengan Laskar Pelangi.. buku ini juga sarat makna,, makna kehidupan yang indah..

well..

kisah hidup yang patut dibanggakan, what a good story,, I think, ne pasti kisah hidup Andrea Hirata, asli..

klo di LP nyeritain tentang masa SD dan SMP, maka Sang Pemimpi ini nyeritain masa SMA Ikal, ditemani Arai, saudara sepupu yang kemudian diangkat anak oleh keluarga Arai karena ditinggal mati oleh kedua orang tuanya.

Membaca awal-awalnya, masih terkesan biasa, perjuangan mempertahankan sekolah sambil bekerja, berpindah-pindah profesi, salah satunya jadi kuli ngambat.

Kali ini, Ikal, Arai dan Jimbron diceritakan bersahabat sejak mereka masuk SMA Bukan Main..
hal-hal yang unik, lucu sekaligus mengharukan, ada semua di sini,, termasuk keunikan Arai, yang kebaikan hatinya sungguh tidak diragukan,,

Arai, jatuh cinta pada temannya, sampai melakukan segala cara demi menarik hati gadis pujaannya, dengan teori2 dan juga saran2 dari penyanyi melayu, yang menyarankan untuk mengambil hati gadis pujaannya dengan gitar..

Jimbron, mempunyai kesukaan yang amat sangat berlebihan terhadap kuda, apa apa yang diomongin, ujung-ujungnya pasti ngomongin kuda.. sampai2 Ikal dibuat kesal juga olehnya,,

Arai, yang lebih tepatnya dijuluki Sang Pemimpi dalam kisah ini, karena keadaan yang sejak kecil membuatnya menderita, justru melecut semangatnya, tidak melunturkan dan memupuskan harapan2nya..
dia bahkan selalu berkata pada Ikal, jangan pernah mendahului nasib, jangan takut bermimpi,,

Cita-cita mereka berdua pun digantung setinggi-tingginya, mereka ingin menginjak Perancis,,

mereka tidak peduli, tetapi tetap optimis..

sampai ketika lulus SMA, marantaulah mereka berdua ke Jakarta, bekerja serabutan, sampai akhirnya terpisahkan, mereka berdua pun akhirnya menyelesaikan kuliah S1 mereka dengan baik, tanpa satupun kiriman wesel dari orang tua.. salut banget...

Mereka memenuhi tantangan Bu Muslimah, yang mana berpesan 'jangan kembali ke Belitong sebelum menjadi sarjana..'

sampai akhirnya ada kesempatan mendapat beasiswa di luar negeri,, mereka berduapun mengejar mimpi mereka.. mereka mencoba kesempatan itu..

fuh, seruuu.. dan amat sangat bermakna,, perjuangan mereka itu,,

Itulah hidup yang benar-benar hidup..
perjuangan yang sungguh-sungguh patut dibanggakan,,
mereka adalah pahlawan kebanggaan orang tua mereka..

pengen taw gimana? setelah mereka tes beasiswa dan kembali ke Belitong, apakah mereka bisa menggapai mimpi2 mereka?

baca aja yah,, dijamin gag nyesel..mehehehehe..

Mas Andrea, gw promosiin neh, bukunya,, hahaa.. emang keren seh,, really2 must read book...

gw bener2 excited..

makasih ya mas Andrea,, dah buat buku yang penuh dengan makna kaya gini..

dari sini, gw lebih belajar menghargai hidup, sesulit apapun , sepelik apapun permasalahan yang ada di sekitar gw..

gw harus tetap bersyukur..

dan satu lagi pelajaran berharga,, Gantungin mimpi dan cita-cita kamu setinggi langit di angkasa..
jangan pernah takut bermimpi,,

Jangan pernah mendahului nasib..always say you can,, for the trouble that may come to us..

dan gw maw bc yang ke-3,, Edensor,, tapi gw masih harus konsen ama tugas2 kuliah gw yang segunung,, :D hahaha

mudah2an cepet kelar smuanya.. AMIN

2 comments:

  1. hhe,
    gw udah baca juja Sang Pemimpi...

    Andrea Hirata da best wes... muantappp

    ReplyDelete
  2. @ reza,, yupz,, setuju bangeT.. TOP BGT

    ReplyDelete

@nieth_sweet