2015 - Dear Life, Affection, Hope and all ever happen...

Wednesday, December 30, 2015

Outbond di Kusuma Agrowisata Batu
12:29 PM0 Comments
Kopertis VII Outbond at Kusuma Agrowisata Batu
This is my first time Outbond and Kegiatan Luar Kantor di Kopertis VII, place where I'm working now.

Well, sebetulnya kata-katanya mbak-mbak yang di ruangan aku, emang udah lama gak ada kegiatan keluar kantor macam gini. Malah, outbond ini dikatakan yang pertama kalinya diadain. Outbond yang benar-benar Outbond. Bukan sekedar rekreasi.

Dijadwalkan di Hari Jumat sampai dengan Minggu tanggal 11 - 13 Desember 2015, dengan semangat Outbond di hari Kamisnya tentu aja udah prepare dan packing segala keperluan buat Kegiatan nanti. :D

Pas lagi asik packing itulah, dapet telpon dari Pak Samsu, katanya besok ada tugas ke Malang. Loh Pak saya gak outbond dong? Katanya tetep Outbond, habis tugas langsung ke Batu. Owhh.. oke oke..

Jadilah pagi-pagi di hari Jumat (yang tanpa senam rutin) sibuk ngurusi berkas-berkas untuk Pemeriksaan Panitia PP-PTS bagian PPHP (Panitia Penerimaan Hasil Pengadaan) ke Kampus-kampus penerima bantuan PP-PTS 2015. Berangkat kurang lebih jam 10an, baru hampir menjelang Jumatan masih di tol (fiuh).

So, tujuan pertama kita yang jauh dulu deh, ke STIKES Kepanjen, lanjut Universitas Wisnuwardhana, terus ke STT STIKMA, lanjut ke STIE ASIA, lanjut lagi STFT Widya Sasana, dan terakhir Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Oh My God.. kejar tayang banget lah, nyampe kampusnya cek barang-barang (nyocokin ama kontrak), foto, terus pamit. Gitu deh sampe terakhir di Unitri tuh uda jam 9an aja.. Jam 10 kita baru kelar dan meluncur ke Batu.

Ketemu ama tim satunya yang juga rute Malang, kita pun makan malam bareng di Lesehan Jhabu. Well, mungkin karena uda malam dan capek, makan terasa sangat enak. Haha..

Akhirnya jam setengah 12 malem kita bener-bener baru nyampe Hotel Kusuma Agrowisata Batu. Oh My God.. I feel tired.. ;)) Dan untungnya aku sekamar ama Mbak Ganis dan Vita. Yey!

So, Sabtunya kegiatan outbond dimulai.. Kalau teman-teman yang semalem pada kecapekan kurang tidur dan memutuskan gak ikut outbond, aku, mas Jhovan, Pak Adi (malah baru tugas dari Sumenep), Mas Thohari dengan semangat 45 ikut outbond dari awal. Haha. (Habis udah semangat packingnya buat outbond, bukan buat tugas :)) )
We are ready to go Outbond!
Dari kusuma agrowisatanya keren team outbondnya, kita pertamanya kumpul bareng-bareng, yel-yel, senam ringan ala ke-kiri ke-kiri yang nge-hits itu, sampai permainan people to people yang pada akhirnya membuat kita secara mau tak mau menjadi beberapa tim dengan masing-masing tim berjumlah 8 orang.
Our team! Ehmm Kelompok Rusa. Haha
Dan setelah itulah kegiatan outbond per team dimulai.Tim kita beruntung karena pertama-tama langsung dapet flying fox. Haha.. Dan setelah itu games yang saling hadap-hadapan satu baris 4 orang, gimana caranya bisa melangkah dan tukar posisi dengan aturan tertentu.
Me have Flying Fox!
Setelah game yang ini kita break, shalat, makan.

Sama Pak Bos :D
Lanjutannya games mindahin tempayan pake 1 tali yang dipegang 2 orang, jadi membentuk kayak jaring gitu kalo 1 tim kan ada 4 tali, masing-masing orang pegang satu tali yang terhubung dengan tali dari tangan-tangan yang lain. Haha.. seru, karena dikompetisikan dengan kelompok lain yang saat itu bisa lebih cepat dari kelompok kami.

BTW kemudiah hujaaaan.. dan akhirnya kegiatan outbond terhenti. Sempet berteduh di gazebo.. Saking masih semangatnya di gazebo pun dibikin games seru.. haha..
Pake Ojek Payung Adik Kecil. :D
Dan setelah itu kita balik ke kamar masing-masing, ada yang pake ojek payung, ada yang hujan-hujanan, ada yang nunggu sampe terang. BTW hujannya deresss banget.. aku ama Mbak Ganis akhirnya memutuskan pake ojek payung pas ada anak kecil yang nawarin. Anak SD kelas 5an yang rumahnya di sekitar situ, orang tuanya berjualan juga di sekitar Agrowisata. Well, sambil kasih rejeki sedikit lah buat adek kecil.. Seharusnya waktu itu aku hujan-hujan aja sih gapapa, toh pake payung pun  masih basah.. wkwkwkwk..

So.. malemnya, masih di hari Sabtu, kita acara gala dinner yang dilanjutin ama karaoke alias electone yang nyanyi sih ya teman-teman Kopertis sendiri. And BTW aku escape untuk beberapa jam, haha, dijemput suami, kangen bok, dan jalan-jalan ke Alun-alun Batu aja sama mampir beli Susu panas di Pojok.

Uyeah, balik ke hotel.. Penutupan bin foto bareng..
Foto Bareng nih! Dan yeah, kursinya bikin pemandangan gak keren.

Minggunya, acaranya sedikit suka-suka. Yang penting sih breakfast dulu, habis itu terserah mau petik buah atau ada yang mau berenang juga.
Pose with Vita. Ini lagi di area mau ke kolam renang. BTW masih tutup waktu kita ambil foto disini.
BTW Waterboom di Agrowisata ini bagus lho.. Kalau kemarin kita kan satu paket sama outbond jadi nggak perlu bayar lagi, kalau untuk umum cuma bayar 25rb aja masuknya. ;)

Sayang karena hawa dingin dan udah mandi di pagi hari jadinya nggak semangat mau berenang.. haha..
Ini pagi-pagi habis mandi di depan kamar. Viewnya cantik ya. :D
So, aku jalan-jalan dulu setelah sarapan dan kemudian baru ke Petik Apel.. Jalan-jalan dan beli apel yang dipetik sendiri.. Kalo pergi ama cewek-cewek sih yang jelas nggak ketinggalan foto-foto ya.. haha..
Anak-anak CPNS satu angkatan. BTW aku mana?? Oh iya udah naik kereta kelinci duluan. Haha!
Bareng Bu Tri Yani dan Vita
Habis itu dijemput suami deh..dan kita pulaaang ke Malang.. hehe.. kalau teman-teman yang lain tentu saja langsung balik ke Surabaya.

Setelah itu kita foto-fotoan di Taman Hutan Wisata Kota Batu yang di seberang Taman Parkiran, kemudian barulah kita lunch di tempat makan enak harga mahasiswa di Depot Assalamualaikum deketnya UMM.

Well, demikianlah ceritanya seputar outbond dan main-mainnya..

Semoga acara Outbondnya bisa bikin kami makin semangat menghadapi hari-hari.. Aamiin,. ^_^
Reading Time:

Monday, October 12, 2015

Parenting Seminar by Dancow Parenting Center
4:19 PM1 Comments

Poster Seminar Dancow
Bertepatan di weekend yang lalu, Sabtu tanggal 3 Oktober 2015, pas jadwal mudik Malang emang ya, mencoba belajar menjadi Orang Tua (tepatnya Ibu), di Parenting Seminar yang bertema "Lindungi Eksporasi si Kecil dengan Nutrisi & Stimulasi Tepat" mewakili Bloggerngalam.

Event ini diselenggarakan oleh Dancow Parenting Center yang bekerjasama dengan Tabloid Nakita. Mereka sudah hadir di beberapa kota sebelumnya, dan kali ini di Malang, tepatnya di Hotel Santika.

Saat pertama ditawari sih langsung tertarik ya, tapi kan blm pnya baby.. kata mas Sandy sih kayaknya gpp, yaudah deh daftar aja.. Lumayan itung-itung nambah ilmu gitu..

Baru kurang lebih sehari sebelum hari H, di email sama panitia buat woro-woro/promote di twitter/fb
tentang event ini dengan hashtag #DANCOWLindungi, oke, It's well done.. Dan baru tau juga kalau ada mbak Shahnaz Haque yang jadi moderator sekaligus pembawa acara.


Pertama datang, kesan pertama sih ribet ya.. haha, agak kurang rapi gitu karena peserta yang baru
datang sekian banyak harus ngisi form biodata dulu sebelum boleh masuk dan dapat kupon / tiket + snack box + kuesioner.

Ya maklum sih, karena kebanyakan pesertanya undangan dari komunitas, pemenang quiz di facebook, dsb yang pastinya belum pada pegang tiket.. So, belum didata jg.
Suasana Stage Seminar sebelum acara dimulai
Dan setelah duduk, sedikit poto2, siap2 ngisi kuesioner sambil nunggu peserta kumpul semua, gak
disangka satu ruangan majapahit santika kemarin bisa full sampai harus nambah kursi.. Bahkan sampai ada seorang Bunda yang kehabisan snack box karena datang terlambat.. Ruangan pun langsung ramai terutama dengan kehadiran balita-balita yang turut serta bersama sang bunda.

Acara pun dibuka sekitar pukul 08.30, mbak Shahnaz memberikan informasi tentang materi seminar yang akan membahas mengenai stimulasi, pola asuh dan tumbuh kembang anak.

STIMULEARN, kita bisa belajar cara men-stimulasi anak secara offline maupun online dengan bergabung ke Web Dancow Parenting Center, Facebook DPC dan twitternya sekalian di @Dancow_Center.

Untuk acara seminar parenting by DPC, kita bisa posting/upload apapun tentang seminar  dengan hashtag #DANCOWLindungi, dan akan dipilih beberapa orang yang beruntung untuk mendapat hadiah kompetisi digital ini, baik melalui Facebook maupun Twitter.

Sambutan pertama adalah dari Bapak Chasianto Wirawan, Perwakilan dari PT. Nestle. Beliau mengatakan

bahwa visi dari Dancow adalah: Menjadi mitra yang terpercaya untuk tumbuh kembang si kecil.

Sambutan kedua oleh Ayah Irfan Nasuki dari Tabloid Nakita. Beliau mengapresiasi untuk kehadiran para peserta seminar yang memenuhi ruangan yang berarti besarnya kepedulian para orang tua untuk tumbuh kembang anak, stimulasi dan juga nutrisi pada si kecil.

Tabloid Nakita sendiri berdiri sejak tahun 2000 dan bekerjasama dengan Dancow sejak tahun 2003. Kolaborasi ini berjalan dengan sangat baik dan juga telah berkeliling kota-kota di Indonesia dalam rangka memberikan edukasi kepada para orang tua. Ya, karena memang menjadi orang tua tidak ada sekolah formalnya bukan?

Foto yang diambil dari Twitter mbak Shahnaz yang me-retweet dari Twitter @DancowCenter


Kemudian, masuklah kita ke dalam acara inti yaitu talkshow dengan 3 pembicara yang oke punya, para pakar di bidang tumbuh kembang anak, pola asuh dan nutrisi.

A. Materi pertama dengan dra. Ratih Ibrahim, MM, Psi

Saya seneng banget ama ini orang, dia orangnya bersemangat, pintar dan juga asyik pas ngasih materinya.

Sebelumnya mbak Ratih bercerita bahwa anak adalah anugerah. Karena apa, beliau sendiri baru dikarunia putera, 2 orang putera ketika telah 9 tahun menikah. Padahal kedua-duanya tidak memiliki masalah apa-apa ketika diperiksakan.

"Anak itu karunia Allah. Menjadi orang tua adalah berkat dan amanah Allah (Ratih Ibrahim)"

It's really one motivation for me,, Karena itu adalah suatu harapan, untuk aku yang baru satu setengah tahun menikah ini.. hehe.. For my hubby, Semoga kita berdua segera mendapat karunia terindah itu ya sayang.. :* aamiin..

Beliau lebih banyak bicara mengenai psikologi dan tumbuh kembang anak. Pola pengasuhan yang bagaimana yang diperlukan untuk menghadapi anak? Sesuai dengan latar belakang bidang pendidikan beliau, dijelaskan pula mengenai tingkah anak-anak yang orang dewasa harus bisa menghadapinya dengan menjadi anak-anak pula, memahami dunia mereka. Itu intinya..

Beliau juga memaparkan bahwa Tahapan Perkembangan itu sejak dari kandungan lho...

Tahapan Perkembangan Anak Menurut Elizabeth & Hurlock (1978) :
  1.  Prenatal     (0-9 bulan)
  2.  Natal         (0-2 minggu)
  3.  Infancy      (0-2 tahun)
  4.  Toddlerhood    (2-5 tahun)
  5.  Childhood       (6-12 tahun)
  6.  Adolescence    (12-18 tahun)
Masa-masa 1,2,3 adalah masa-masa emas dan keseluruhann tahapan juga merupakan masa investasi dimana kita bisa menanamkan sifat-sifat dan kebiasaan-kebiasaan yang dapat membentuk karakter seorang anak.

Kebutuhan mendasar di setiap Tahapan Perkembangan Anak adalah:
    1. Kecukupan Nutrisi
    2. Attachment
    3. Stimulasi

Bagi aku, menambah ilmu sebelum jadi orang tua seperti ini adalah suatu hal yang perlu dilakukan. Karena, untuk menjadi orang tua, menjadi ibu, sungguh memang nggak ada sekolahnya. Jadi, seminar-seminar parenting seperti ini sangat bermanfaat untuk para calon ibu dan juga orang tua.

B. Materi Kedua Mengenai Nutrisi oleh Pakar Nutrisi Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc
Bunda Sapta
Beliau banyak memberikan informasi mengenai asupan nutrisi bagi tumbuh kembang anak.

Masa sebelum dan selama kehamilan adalah periode kritis disaat nutrisi dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. 4 bulan awal kehamilan, kecukupan nutrisi amatlah penting bagi ibu dan janin.

Ketika bayi telah lahir, ASI eksklusif (hanya ASI) sampai usia 6 bulan, dan mulai usia 6 bulan dilengkapi dengan MPasi. Untuk awal MPasi, disarankan untuk memperkenalkan satu-persatu dari semua jenis sayur/buah/makanan lainnya. Supaya anak mengenal banyak rasa makanan dan kita bisa mengamati apakah anak mengalami alergi terhadap jenis makanan tertentu. Mengenalkan semua jenis makanan kepada anak jg penting untuk membuat anak jadi doyan dengan berbagai jenis makanan, nggak menjadi picky eater.

Kemudian masih masalah mengapa nutrisi itu penting, disambung oleh Ibu Pemateri yang ketiga.

C. Materi Ketiga oleh Bunda Sari Sunda Bulan, AMG.

Mengapa Nutrisi itu Penting??
    - Penentu pertumbuhan yang sehat dan baik pada anak
    - Membantu tumbuh kembang anak, membuat anak pintar
    - Mencegah berbagai penyakit

    * Pada Usia 1 tahun, berat anak mencapai 3x berat lahirnya.
    * Pada Usia 2 tahun, anak mencapai 50% tinggi dewasanya.

Asupan Nutrisi pada anak penting kita perhatikan, karena 80% sistem daya tahan tubuh terdapat di saluran cerna.

Kembali ke Materi Pertama dengan Bunda Ratih, melanjutkan dari seluruh materi yang telah disampaikan, yaitu tentang STIMULASI.

Stimulasi adalah Pemberian Rangsangan dari Lingkungan yang memancing respon tertentu (Weston, 2005)

Stimulasi dibutuhkan untuk mengembangkan seluruh aspek kecerdasan dalam diri anak.
    * Kecerdasan Kognisi
        Anak mendapatkan Informasi dari luar/dalam/diri --> informasi tersebut dapat ditolak/disimpan/dibuang tergantung apakah anak menganggap penting informasi tersebut.

 --> attention, language, memory, problem solving
  
    * Kecerdasan Fisik
        Anak yang banyak gerak --> Motoriknya bagus
      
Anak jaman sekarang sebaiknya tidak dikenalkan gadget dulu, seandainya dikenalkan, tetap harus diawasi pemakaiannya, misal seminggu sekali saja. gadget boleh saja digunakan untuk belajar misalnya. Tetapi, gerak langsung dan aktivitas fisik yang sesungguhnya bisa dilakukan oleh anak itu lebih penting.

    * Kecerdasan Psikososial
        Tentang bagaimana anak bereaksi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

Apabila dia merespon dengan baik orang-orang di sekitarnya maka dia memiliki kecerdasan psikososial yang baik.

Dari kesemua hal di atas, kesimpulannya adalah, kita sebagai orang tua pasti akan selalu berusaha melakukan hal-hal yang terbaik untuk anak. Apapun dilakukan demi anak, mulai dari memperhatikan pola makan, bagaimana makanan yang dimakan, gizinya, pola asuhnya, bagaimana bersikap dan memberi teladan, bagaimana membentuk karakter anak yang pastinya semua hal tersebut membutuhkan kerjasama yang baik antara ibu dan ayah.

Yuk, ciptakan generasi penerus bangsa yang baik, berkualitas dan hebat berawal dari rumah. Seperti tagline-nya Ayah Edy yang saya suka, Indonesian Strong from Home.

We may not be able to prepare the future for our children, but we can at least prepare our children for the future. (Franklin D. Roosevelt)

In the end, thank you Bloggerngalam, Dancow, Nakita, dan semua yang turut mensukseskan acara seminar parenting ini.

Thanks juga, karena nggak nyangka bisa menang Kompetisi Digital via Twitter. (Karena memang cukup sering ngetwit pas acara) Hehehhe... Pulang dengan membawa goodie bag dan hadiah juga.. :D

Reading Time:

Monday, September 28, 2015

Tips Bertahan Hidup Sebagai Anak Kos
11:53 AM0 Comments
Anak kos memang bermacam-macam jenisnya, ada yang seorang mahasiswa, ada pula seorang pekerja. Macam-macam pula latar belakangnya, ada yang anak orang berada, ada pula anak orang biasa saja.

Sebagai seorang pekerja, yang baru saja pindah kerja di perantauan, menjadi anak kos bukan hal yang baru. Dulu juga sudah pernah mengalaminya. Hanya bedanya, saat kos dulu segalanya terjamin, karena uang beasiswa PPGT SMK Kolaboratif selalu mendarat dengan tepat waktu di rekening dan tabungan jelas masih banyak. (tsah, tak sombong namun tjongkak)

Nah, sekarang ini,, jadi anak kos serasa beda. Sudah status menjadi istri dan harus LDM (hiks), kerja jadi CPNS di bawah Kemdikbud yang lulusnya udah diumumin awal 2015 lalu dan baru kerja di awal Agustus (kondisi SK belum turun) itu ternyata nggak langsung gajian.

Jadilah kita semacam pengabdian. Harus ngekos dulu, harus bertahan hidup seminimalis mungkin dengan uang2 yang tersisa.. Ya, sebagai pasutri baru, tentu ada biaya2 yang memang kita alokasikan khusus untuk mewujudkan mimpi2 kita. Dan bekerja tanpa digaji dulu, seperti kata si Om saya yang berucap bahwa kalo PNS tuh digaji dulu baru kerja, nah ini kita kerja dulu sebelum SK turun dan harus bersabar hidup seadanya sebelum gaji turun dari negara.

Sedikit ironis memang..Tapi untuk pejuang2 seperti saya hal tsb bukan hal yang terlalu berat,, sampai.. bulan berganti dan September mau habis..

Dikabarkan kalau kita masih harus bertahan sampai Oktober karena kemungkinan gaji dirapel di awal Nopember..fiuh.. plan B oh plan B.. Yess, kita harus survive apapun keadaan kita sekarang..

Sesungguhnya masih banyak yang lebih nggak beruntung dibanding kita.

Well, back to the topic, untuk tips  gimana caranya hidup hemat di kota perantuan,, dengan uang seadanya dan seminimal mungkin berhemat..

1. Makan

    Makan memang penting kan. Prinsip yang harus diingat kita makan untuk hidup bukan hidup untuk makan. So cara paling hemat menurut saya adalah ganti pola makan dengan pola makan yang hemat namun sehat. Jadi di Surabaya ini, mulai dengan mengganti sarapan yang biasanya makan berat, dengan cukup sarapan buah. Sarapan buah ini bagus dan memang diterapkan oleh para food combiners.. Dan untuk FC aku baru bisa menerapkan sarapan buahnya.. aaakkk.. >.<

    Next makan nasinya siang hari, dapat dari kantin yang emang uang makannya dipotong otomatis untuk makan siang tiap hari di hari kerja. Nah, di malam hari, beli makan yang gak pake protein hewani, banyak sayurnya. (nasib gak bisa masak di kos). So, kalau dihitung sangat hemat.

    Tips untuk hemat makan berikutnya adalah sering berpuasa. Yeah, puasa bagus untuk kesehatan kita. Selain itu ramah untuk kantong kita. Sungguh sekali dayung dua pulau terlampaui..haha.. Dan anyway, Rasulullah dulu pun dulu sering berpuasa kan..
  
    So, kalau lagi puasa, biasanya jatah makan siang di kantin dibungkus buat berbuka. Hemat hemat bingits kan. Sahurnya, lagi-lagi pake buah. Yeah,, kalau ga gitu dibikinin teh anget tiap sahur ama Ibu kos.. (hiks.. I love u ibu kosss.. )

    Untuk masalah makan bukan hal yang terlalu aku pusingkan, dengan pola makan yang sedemikian ternyata cukup baik buat tubuhku. Buktinya, daya tahan masih fit. G ada keluhan apa pun. Dan anyway, mengurangi protein hewani dan memperbanyak sayur2an dan buah memang sangat disarankan dalam pola makan sehat FC.

2. Bensin

    Karena lokasi kos yang hanya berjarak sekitar 5-10 menit by motor, bensin pun sangat irit, cukup 10-15ribu / minggu. Kecuali kalau lagi dipakai keliling-keliling Surabaya hanya gara-gara penasaran nyari jalan.. -_- ah ya,, lupakan..

3. Ongkos Mudik

    Tiap Jumat sore, pastilah mudik ke Malang. Atau ke Pasuruan. Temu kangen dengan suami tercinta, plus jumpa keluarga. Biaya mudik? murah banget, naik bus dari Surabaya-Malang 15ribu saja. Nah, dari kantor ke terminal ini yang perlu disiasati. Demi alasan hemat uang dan waktu dan tenaga juga tentunya, tiap Jumat Sore dan Senin pagi, nebeng sama temen sekantor yang rutenya searah. Kebetulan dia mudik by motor ke Pasuruan. So, aku cukup nebeng sampai di Terminal Bungurasih saja, karena, yeahhh, aku dah pensiun jadi biker seperti masa-masa PPGT dulu.. kkkkkk..

 Lagian, jalanan di Surabaya kalau pulang kerja itulooh,, Subhanallah ruwetnya minta ampun.. -_-'

4. Biaya Kos

    Sementara belum dapat gaji dan belum jelas pula berapa gaji yang akan diterima dalam sebulan, nggak pilih2 kos yang harus KM dalam dsb, cukup kos yang nyaman, dan kalau ada suami datang boleh masuk. Kebetulan dapat yang sesuai keinginan dan lingkungannya nyaman aman dan ibu bapak kosnya baik banget kaya ortu sendiri. Cukup dengan 400rb/bln, dan dibayar bulanan.. hiks, di Sby tuh banyak lho yang kos e tahunan, kalo g gt dah di atas harga itu dah semua.. Cukup bersyukur aja lah dengan segala yang ada sekarang.. Alhamdulillah..

5. Penghasilan Sampingan

    Syukurlah, online shop yang aku jalani sejak awal tahun 2015, jalan dengan baik hingga sekarang. Cukup membantu pemasukan keuangan lah, walaupun omzetnya nggak banyak, tapi tiap bulan pasti ada laku jualan..

    Yang kedua, Alhamdulillah dapat fee dari ngerjain web. Ada 2 project web. Satu web telah terselesaikan, yang kedua masih progress. Sangat-sangat membantu untuk biaya bertahan hidup..

6. Nggak Jajan dan Jalan-jalan

    Awal-awal ngekos, sebenernya butuh beli2 ini dan itu. Saat itulah kita harus tau mana yang paling dibutuhkan, mana yang bisa di pending. Just buy something you need, not something you want.. Jadi, misal perlu ember dan hanger, yah itu dulu aja yang dibeli. Misal ada alat mandi yang harus dibeli juga, yaudah kita beli aja asal emang urgent. Yang bisa dipending semacam kosmetik (haha, bagi aku ini adalah hal yang bisa dipending), pending dulu aja deh..

    Jalan-jalan? Kebanyakan jalan2, nongkrong, dsb, itu cuman abisin duit yang sebenernya nggak perlu juga, kecuali ada yang nraktir, wkwk.. or ada keperluan bisnis.. Kalau pas nggak lagi seret sih sebenernya aku juga tipe orang yang sangat suka kuliner atau sekedar nongkrong,, pasca nikah lebih suka lagi kalau dengan suami tercinta..


    So, why do we have to spend on something that we don't really need?

    Dan, tambahan untuk para pria, no smoking. Please deh, udah kos, masih minta duit ortu (yang kuliah), bukannya bantuin hemat ortu malah boros2in duit dengan rokoknya. Kalau buat yg uda kerja pnya anak istri, please deh, daripada buat smoking, kasih deh itu duit buat tambahan nafkah, udah diri sendiri lebih sehat, efek baiknya ke keluarga juga nanti. Kalau nggak, duit buat beli rokok bisa dikumpulin buat usaha sampingan. Lebih worth it kan?

Plus, udara juga ga bakal yang tercemar polusi asap rokok juga.. mengurangi polusi lah intinya..


Oke,, itulah tips dan trik seputar Gimana bertahan hidup di kota orang dengan biaya hidup seminimal mungkin..Walaupun minimalis, tp kesehatan tetap penting ya.. Catet.. ;))
Reading Time:

Friday, September 11, 2015

About My New Job
3:41 PM 2 Comments
Kebijakan Mutu Kopertis 7
Setelah satu bulan setengah (kurang lebihnya) pindah kerja di Kantor Kopertis Wilayah 7 Surabaya yang beralamat di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno no 177 Surabaya, boleh lah ya review sedikit tentang pengalaman kerja dan tentang Instansi ini.. Walaupun mungkin masih newbie bangett ngett dan masih harus banyak belajar lagi.. :D
Sepertinya banyak juga yang belum mengenal, apa sih Kopertis? Sampai ada juga yang ngiranya itu Koperasi lho.. :))) hahahaha


So, what is Kopertis? Untuk yang berasal dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mungkin sudah tidak asing. Kopertis adalah singkatan dari Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta.



Di Indonesia ini sekarang sudah ada 14 Kopertis. Dimana masing-masing membawahi PTS di Wilayah yang telah ditentukan. Untuk kantor baru aku, di Kopertis Wilayah 7, membawahi Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Jawa Timur.

Jadi, sering berurusan dengan PTS2 di area Jatim yang mungkin sedang ada keperluan di kantor Kopertis. Mulai dari masalah-masalah (konflik) di PTS/Yayasan, Pengajuan Proposal Bantuan (Hibah), Sertifikasi Dosen DPK, Workshop atau Seminar untuk PTS-PTS atau pun juga untuk Mahasiswanya, dan masih banyak kegiatan-kegiatan lainnya.
Ini narsis bareng teman cewek-cewek satu angkatan sehabis senam pagi di hari Jumat

And then, Kerjaan aku ngapain aja??


Kebetulan penempatan aku di Seksi Kelembagaan dan Kerjasama (Lekerma), beda emang sih dengan pas ngelamar di formasinya, waktu masih tes sampai pengumuman, info penempatannya di Seksi Sistem Informasi. Alasan dipindah di Sie Lekerma, karena butuh tenaga setelah ada yang pindah, pensiun dan ada pula yang meninggal..


Awal-awal kerja, masih meraba-raba banget, karena di Sie Lekerma sendiri, variasi pekerjaannya banyak bingits.. Awal-awal masih mempelajari aja, ada PTS mana aja sih yang ada di bawah Kopertis 7? Terus, ternyata banyak bangettt.. dan mulailah ngrekap data PTS 2015 dan dibandingkan dengan data 2014. Itu tugas pertama aku, yahh sambil mempelajari Direktori PTS-PTS di Wilayah Jatim ini juga..

Next project, sebetulnya buat buku Direktori PTS tahun 2015. Hemm,, tugas ini belum terselesaikan sepenuhnya.  Karena, sewaktu masih proses mengumpulkan data, sudah disibukkan dengan Kegiatan PP-PTS, semacam pemberian bantuan kepada PTS-PTS yang terpilih. Seleksi awalnya dimulai dengan pemeriksaan Proposal Masuk, Cek format penulisan proposal sekaligus kelengkapan lampiran-lampiran yang harus disertakan, seperti akta notaris (pendirian PTS), akta kumham, SK Ijin Prodi, dsb. Langkah kedua penilaian substansi oleh reviewer dari Dosen-dosen dari PTN yang dipilih.

Kegiatan ini cukup memakan waktu yang lama dan sampai harus lembur dikarenakan dateline..

Setelah pemenang ditentukan oleh reviewer, ada 70 PTS yang ber-hak menerima bantuan ini. Next, tim ULP yang kerja. Dikarenakan tim ULP hanya 4 orang, dengan deadline dan banyaknya pekerjaan, so kami dari Lekerma ikut turun tangan.. rekor banget, semingguan kita lembur2 sampai malam dan Sabtu harus masuk juga. :))) Kayaknya udah terlatih banget kalau masalah ini mah..
Candid by Mas Arif waktu bantu lembur bantu Tim ULP nyusun HPS
Sedikit dokumentasi beberapa kegiatan di sana.. :D

Panggung Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus
Lomba Tumpeng per sub bagian, ini Tumpengnya Lekerma
Jujur, masih harus banyak belajar juga, semua hal yang dikerjakan di sini, boleh dibilang baru, walaupun secara teknis dan prakteknya nggak terlalu sulit juga untuk mengikuti,,


BTW, kami 9 anak baru alias CPNS administrasi di Kopertis 7 ini, kerja dari awal Agustus tanpa SK. Alhamdulillahnya, tanggal 8 September 2015, SK CPNS akhirnya turun juga.. Tetapi gaji kami belum bisa langsung turun karena masih harus mengajukan SPMT dan lain sebagainya.

Hanya berdoa semoga dilancarkan dan dimudahkan, karena kebutuhan sudah cukup menanti, termasuk untuk biaya hidup selama di Surabaya yang mengharuskan kos dan LDR ama suami.. Hiks.. ini lah yang paling bikin nyesek..

Awal-awal masih suka mewek gitu, cuman semakin kesini mulai membiasakan diri..Saling menjaga diri di saat jauh.. Banyak-banyak ibadah, dan terus komunikasi.. Itu yang penting..

So, itu dia cerita singkat about my new job.. Alhamdulillah, Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

For my hubby,, semoga ada jalan untuk kita berdua kembali bersama-sama.. Aamiin..
Reading Time:

Friday, August 14, 2015

Serunya Main di Pantai Gatra dan Tiga Warna!
3:50 PM 5 Comments
Our Trip, Our Adventure, pose setelah gosong habis snorkling, haha..
Hai hai guys... Been a while since I write about my journey.. Yeah, udah lama banget nggak nulis..
Cerita liburan kali ini sebenernya udah dua bulan lalu dan baru sempet share kesini hehe.. Better late than never right..

Sekitar bulan Juni lalu, hari Senin dan Selasa 15-16 Juni 2015, tepat beberapa hari saja sebelum bulan puasa,, bersama kawan-kawan seperjuangan mengajar di SMK PGRI Singosari berpikir untuk melaksanakan camping supaya bisa mengunjungi beberapa pantai sekaligus..

Pantai-pantai baru yang disebut-sebut dengan Raja Ampatnya Malang itu tentu saja membuat kita excited untuk berangkat.. Penasaran dongs, apalagi mas @amrazing udah  berbagi di instagramnya waktu ke Clungup, Gatra dan Tiga Warna.. >.< Asli foto2nya itu orang bikin mupeng..

Setelah repot-repot dengan segala rangkaian pekerjaan sekolah,, yah dan sempet nganterin suami aku ngurus SIM baru (dan masih belum berhasil), akhirnya kita berangkat dari Singosari, ehm tepatnya dari Malang sih, aku siap-siap barang-barang dulu di kosan di Arjosari..

Kita berangkat siang, setelah shalat dhuhur dan nyempetin makan siang saat perjalanan, sebelum menuju daerah Sendang Biru.

Nyampai Sendang Biru sekitar mau Maghrib, so shalat dulu di Masjid terdekat.

Untuk menuju ke Pantai Gatra, our first destination and place to camp, kita parkir di dekat BRI Sendang Biru. Nah, di seberangnya ada petunjuk arah menuju Clungup Conservation.

So, kita parkir mobil dan ambil perlengkapan and perbekalan yang kita perlukan buat Camp..

Berjalan kurang lebih 15 menit menuju pos pertama, dimana semua barang kita diperiksa, bawa plastik apa aja, didata dan sekaligus kita bisa menyewa tenda, matras dan sleeping bag.

Bayarnya cukup murah kok, untuk keseluruhan,, haha lupa lah tepatnya berapa,, tapi kita ber-6 cukup patungan 100rban, udah buat sama makan 2 hari, sewa tenda, bayar tiket masuk, bensin, dsb..

Setelah pos pertama itu, kita lanjutkan perjalanan, sudah dekat aja menuju Pantai Gatra.. Setelah nyampai, kita mendirikan tenda dan menikmati malam di pantai.. Hemmm, masak dulu sih buat makan malam,, haha,, seru banget lah pokoknya kebersamaan itu, apalagi ada suami tercinta (hayaaah :)) )..
The Camp, sarapan susu dulu sambil nunggu masak mie instan :D
Dan nggak nyangka sinyal XL full banget di sini,, Jadi masih bisa banget WA, BBM, update Path dan socmed yang lain,, tp karena hemat batrai juga sebaiknya paket data or hp-nya sekalian di offkan di saat-saat nggak terlalu membutuhkan koneksi..

Sleeping at the beach udah 2 kali ini aku alami.. yang pertama di Pulau Sempu alias Segara Anakan.. Iya kalau kesana nggak camping bakal capek karena perjalanan nge-tracknya aja satu jam lebih.. But it's worth it anyway..
Dengan suami tersayang, pose dulu di Gatra Beach
Dan.. pagii harii di Gatra.. hawanya sejuk, setelah memasak sesuatu untuk sarapan dan sebagainya.. kita meninggalkan camp untuk menuju Pantai Tiga Warna. Camp cukup kita tutup, bawa barang berharga seperlunya dan menutup camp dengan barang2 yang ditinggal dengan rapi.

Perjalanan ke Pantai Gatra dengan berjalan kaki kurang lebih 10-15 menit, kita didampingi oleh seorang guide.. Konon, pegunjung di Tiga Warna memang dibatasi.. untuk snorkling hanya 100 orang, ya mungkin dalam 1 hari ya.. Alasannya demi kenyamanan pengunjung juga, selain alasan utamanya untuk menjaga terumbu karangnya...
Ini nih Pantai Tiga Warna. Udah keliatan kan warna air lautnya?
Sampai di sana, wow, kenapa kok diberi nama Tiga Warna... Udah keliatan dari jauh bahwa warna air lautnya dari bening, biru muda dan biru tua.. soooo coool.. :D

Awalnya enggak tahu kalau ini tempat bisa buat snorkling, seriously,, Dan dengan pertimbangan udah jauh-jauh, mumpung disini ayok lah snorkling, sewanya cuma 15rb rupiah kok untuk 2 jam.


Ini bener2 pengalaman pertama snokling, dan aku nggak bisa awalnya.. ngatur nafas dsb, akhirnya setelah diajarin terus dan ditemenin sama suami, akhirnya bisa jugaaaa... huhuhuhuhu,,, bisa enjoy terumbu karang bareng and it feels sooo nice.. Hemm,, sayang g ada yang punya camera buat underwater, gak bisa pose di bawah laut dehh.. hahaha...
yeyy, berhasil snorkling.. xixi
Yeah, terumbu karangnya mungkin nggak sebagus bunaken yang berwarna-warni, tapi bagi aku.. Malang punya tempat seperti ini aja udah keren bangetttt... Recommended place to visit lah..

Setelah puas, kita kembali ke Gatra, ambil pose, beres2 camp, dan let's go home..

Menjelang Dhuhur mandi dulu di pemandian umum deket TPI.. Setelah itu makan tuna bakar di deket masjid, dan shalat.. baru meluncur kembali ke Malang..

Capek? Nggak se-capek waktu ke Sempu lah pokoknya.. haha..

So, anyway,, kemarin waktu mau berangkat kita kontak dulu sama mas yang ada di pos pertama yang ngecekin barang bawaan kita sekaligus sewa tenda, jadi lebih enak booking place nya, karena ada pembatasan itu tadi ya.. Dan, kita kesananya bukan pas weekend juga, jadi nggak terlalu rame juga..
Peace bro and sist, thanks for reading and blog walking :)
So,, itu sedikit oleh-oleh cerita dari Pantai Gatra dan Tiga Warna,, Kabupaten Malang, Malang Selatan emang oke punyaa pantai-pantainya... ;)



Reading Time:

Friday, March 6, 2015

Tentang Tes Kompetensi Bidang dan Kelulusannya..
1:15 PM0 Comments
Tes ini udah lama sih, akhir Desember 2014 waktu tau kalo lolos TKD dan yeah.. cukup surprise.. gak nyangka..

Karena masalah akreditasi kampus tentunya.. akreditasi C, dan masih bisa lanjut?

Oke lah, motivasinya masih karena pengen tau seperti apa TKB.. bukan untuk lolos..

Masih inget banget, waktu TKB itu, di hari sibuk-sibuknya perhelatan kegiatan HUT di SMK PGRI Singosari.. Yess, aku jadi salah satu panitianya.. Bendahara.. dan urusan lain-lain pula juga lah..

Terpaksa ijin lah satu hari untuk ke Kopertis Wilayah VII Surabaya, karena TKBnya diadakan di instansi masing-masing..

Berangkat pagi2 subuh by kereta, udah beli tiket untuk berangkat pagi dan berangkat pagi lagi besoknya, karena rencananya TKB 2 hari sekalian wawancara..

Nyampe kepagian, so dijemput si Pipid mampir ke rumahnya di Pabean Sidoarjo, dan nunut mandi dll di rumah Pipid.. haha.. (ketauan dari Malang pagi2 dianter suami dan gak pake mandi) x)
And then, ngobrol2 santai aja dulu deh ama Pipid and Lutfi..

Habis itu jam 8an dianter ama Pipid ke Lokasi.. ditungguin sampe masuk.. dan ya udah gpp ditinggal aja Pid.. Makasih banget uda mau aku repotin,, Makasii masih mau bantuin aku yaaa.. ^.^
Rejeki itu nggak selalu berbentuk uang kan, tetapi teman yang baik itu juga rejeki yang tak ternilai dari Allah..

And the test begin.. materinya?? Haha,, bener-bener materi yang kayak aku ajarin tiap hari ke anak-anak..Mulai dari pemrograman dasar, web, database, dan script-script panjang.. Yah tapi bisa lah ngerjainnya.. Walaupun, teman2 pesaing katanya sih uda pada lihat kisi-kisinya di Web, aku malah gak ngerti blas, kisi-kisinya apaan.. fufufufu..

Dan FYI, buat jurusan aku, yang dicari cuman 1, dan waktu TKB ada 5 orang yang test.. semua pesaing itu rata-rata alumni Perguruan Tinggi Negeri yang bonafid.. Gak kayak aku, yang lulusan Perguruan Tinggi Swasta yang kurang bonafid. Tapi, secara kualitas, aku bersyukur aku masih di bawah Quality Control nya VEDC.. Jangan ditanya kalau lulusan VEDC itu kayak apa.. Sudah pasti nggak ada yang nggak kompeten di bidangnya. Trust me.. :)

Dan ternyata jadwal wawancara ada yang dimajuin hari itu juga,, so, lihat pengumuman, dan yess..
aku wawancara hari itu juga.. Nggak pake ijin 2 hari.. So, kerjaan di sekolah bisa aku handle lagi dengan baik..

Dan aku sudah lupa tentang tes itu.. haha..

Dan kemudian..

Hari yang tak kulupakan datang.. Aku sendiri belum lihat di webnya,, dan si Angga, temen di PPGT malah yang udah congrats congrats di grup.. hah.. baru dehh, aku cek di web..

12 Februari 2015.. Kalau nggak salah pengumumannya itu datang..

Dan beneran lho aku lolos.. :(

Anehnya aku nangis.. sedih.. gimana dong ya.. Mikir yang nomer satu itu gimana kalo jauh ama
suami.. :( hiks..

Entahlah, sejak menikah, emang kita berdua terus.. di kos, kemana2 berdua, pulang ke rumah Singosari, ke Pasuruan, Lumajang berdua..

Agak lama setelah kejadian itu, baru move on..

Yah, pas mau pemberkasan pertama..

Yang mana harus urus2 SKCK, Surket Kesehatan and bebas narkoba, legalisir ijazah, dll hanya dalam
waktu kurang lebihnya 2 hari..

Tgl 20 Februarinya, ke Surabaya kirim berkas.. dan dianterin ama Arista dari Malang, kebetulan pas
lagi di Malang dia.. Pagi sampek siang di kopertis, check list dan ada yang harus ditulis ulang beberapa kali.. Dan.. Siang dah bisa balik Malang..

Langsung ngurusi lab buat Uji Kompetensi...

Wow..

Dan sampai sekarang, status kami sebagai CPNS belum bekerja di instansi dimana kami diterima,,

Masih woles, dan aku menikmati saja.. My time with him.. ^.^
Reading Time:

@nieth_sweet