December 2012 - Dear Life, Affection, Hope and all ever happen...

Friday, December 28, 2012

Habibie & Ainun
11:01 PM 7 Comments
Ainun Habibie



Tanggal 24-12-2012, 4 hari setelah premiere Habibie dan Ainun pada tanggal 20-12-2012, akhirnya aku lihat juga film ini. :)

2012, adalah tahun yang cukup memanjakan pecinta film yang berkualitas. Well, aku bukan orang yang suka ke Bioskop (21) kalau lagi gak ada film yang cukup bermutu (bermutu menurut versi aku sendiri aja sih). ^^

Mulai dari Harry Potter and The Deathly Hallows part II, yang emang udah lama dinanti-nanti karena aku udah abis baca novelnya semua. Jadi, selalu lihat filmnya di 21. Kemudian Negeri 5 Menara, The Dark Knight Rises (Batman Ganteng), Skyfall (the new James Bond 007 yang keren!), Breaking Dawn Part II (ini juga dinanti-nanti pake banget), and then Habibie dan Ainun.

Well.. genre yang random bukan? Yang terakhir ini aja lah yang pengen aku bahas disini.. Karena penasaran dari cuapan-cuapan di twitter tentang film ini, juga premiere yang udah dihadiri oleh Pak Presiden SBY dan Ibu Anie, Pak BJ Habibie sendiri yang diberitakan di media cetak, aku jadi penasaran lebih dari kepenasaran nonton 5 cm bahkan The Hobbit hingga akhirnya memilih Habibie dan Ainun di antara film-film yang lagi diputer saat ini.

Aku memang belum baca novelnya, yang ditulis oleh Prof. Baharuddin Jusuf Habibie sendiri sebagai otobiografi, sekaligus untuk mengenang almarhumah Hasri Ainun yang telah berpulang ke Rahmatullah tahun 2010 silam. Aku juga tidak begitu mengenal sosok Prof BJ Habibie, selain yang aku tahu, beliau adalah salah seorang insinyur yang paling cerdas di Indonesia, pernah menjadi wakil presiden Indonesia, dan menggantikan Pak Soeharto ketika reformasi menjadi presiden ke III. Dan satu lagi, beliau jauh lebih dihargai di Jerman dibandingkan di Bumi Pertiwi ini sendiri.

Dari film yang tersaji kurang lebih selama 120 menit itu, aku jadi lebih tahu mengenai Prof. BJ Habibie dan semakin mengaguminya. Indonesia harus bangga telah memilikinya. Kita sebagai generasi penerus bangsa, patut menjadikannya teladan dalan hal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sekaligus semangatnya yang luar biasa untuk bangsa ini.

Reza Rahardian, berhasil memerankan sosok Habibie muda dengan baik. Dipadukan dengan Bunga Citra Lestari yang juga bermain dengan cantik. Reza amat sangat mendalami perannya, dengan berguru langsung kepada Habibie. Dia sangat total, hingga bahasa tubuh, gerak gerik, cara berjalan dan cara berbicara amat sangat 'Habibie'.

Cerita Habibie dan Ainun ini berawal ketika mereka masih bersekolah. Mereka berdua adalah 2 orang murid yang dianggap gurunya paling cerdas dan bahkan dikatakan berjodoh. Tetapi waktu itu Habibie muda tidak mau dan malah mengatakan kepada Ainun bahwa Ainun hitam, gendut, seperti gula jawa.

Setelah dewasa, Ainun kuliah menjadi dokter. Sedangkan Habibie belajar Teknik di Jerman.
Mereka dipertemukan lagi di suatu kesempatan, ketika Habibie pulang ke Bandung dan ia pun terpana ketika melihat Ainun telah berubah menjadi wanita yang cantik sehingga berkata, gula jawa telah menjadi gula pasir. Mereka pun jatuh cinta, dan akhirnya menikah, Ainun ikut menemani Habibie ke Jerman.

Adegan di film ini disajikan cukup baik, dengan percakapan-percakapan yang segar. Ada kata-kata Habibie kepada Ainun yang cukup romantis dan bikin melting, ketika Habibie melamar Ainun di atas becak, yang cukup aku ingat.

Dia berkata, "Aku tidak bisa menjanjikan apa-apa. Entah Ainun bisa menjadi dokter atau tidak, entah bagaimana kehidupan nanti. Tetapi aku berjanji akan menjadi suami terbaik untuk Ainun."
Dan jawaban Ainun, "Aku tidak bisa menjanjikan untuk bisa jadi istri yang baik. Tapi aku berjanji akan selalu menemanimu, mendampingimu untuk mencapai cita-citamu sampai akhir nanti."

Aih... aku membayangkan bahwa di kehidupan Prof BJ Habibie dulu, sedemikian itu.. Sungguh indah ya cinta mereka.. And they were the best couple I've ever known.. real couple, not just in the movie..

Pertama kalinya Ainun naik pesawat ke Jerman, Habibie menenangkan Ainun dan menerangkan bahwa pesawat ini aman. Saat itulah beliau berjanji, akan membuatkan sebuah pesawat untuk Ainun. :)
Semua berawal dari sebuah mimpi, right?

Well.. ketika di Jerman, beliau sangat dihormati dan diakui kejeniusannya, sekalipun pernah diremehkan, karena tidak banyak yang tahu di mana Indonesia? tidak banyak orang Jerman yang tahu. Dan lagi, keretanya saja import dari Jerman, Habibie sempat diragukan karena masih sangat muda, belum selesai S2 tetapi sudah menjadi pemimpin sebuah proyek di sana.
Akan tetapi, beliau membuktikan kecerdasan dan kejeniusan yang tak diragukan telah membuat keberhasilan dalam projectnya dan mengangkat martabatnya sebagai seorang Indonesia.

Beliau sangat ingin, memajukan negara Indonesia. Turut serta dalam membangun teknologi di tanah air.

Sempat melamar ke IPTN, tetapi ditolak. Mungkin mereka belum tahu, siapa BJ Habibie. Sampai akhirnya namanya terdengar di Indonesia, dan beliau ditarik kembali untuk mengabdi. Merancang proyek pembuatan pesawat terbang dengan IPTN, dan kemudian menjadi menteri.

Keberhasilan beliau merancang Gatotkhaca hingga penerbangan perdananya dan membuktikan janjinya kepada Ainun untuk membuat pesawat telah lunas.
Sampai kemudian beliau menjadi wakil presiden, hingga presiden. Menggantikan Soeharto di akhir masa orde baru yang diwarnai demonstrasi.
Pak BJ Habibie & Bu Ainun ketika Pelantikan Presiden 

Di film ini, tersirat keburukan politik di Indonesia. Kekecewaan Habibie yang membuat beliau menangis (aku juga), karena telah menghabiskan banyak waktu untuk pesawat aampai kehilangan waktu untuk Ainun dan anak-anak, tetapi pemerintah tidak pernah percaya.

Ah..

Video Dokumentasi ketika penerbangan perdana, pidato presiden Soeharto ketika mengundurkan diri, dan foto Prof BJ Habibie ketika sedang berdoa dan bersimpuh di nisan almarhuman Ainun mendukung film ini sehingga tampak seolah masa diputar ke masa lampau itu dengan demikian nyata.

Bagian-bagian terakhir inilah yang membuat haru biru dan kelu.. setelah banyak adegan-adegan dengan sentuhan humor di awalnya.

Hal yang agak kurang pas adalah pada penyisipan sponsornya. Okelah, memang film seperti ini yang sampai harus ke Jerman dan lain-lain pasti butuh banyak dana. Tapi, kayaknya cukup keterlaluan juga di sponsornya. Sampai-sampai tiap kali ada adegan bernuansa sponsor, satu bioskop pun jadi tertawa. Saking kelihatan sedikit maksain untuk kita lihat produk dari sponsornya x))

Saat-saat terakhir Bu Ainun

Dan di akhir cerita, saat Bu Ainun kritis dan berkali-kali dioperasi karena kanker ovarium yang telah lama dideritanya hingga akhirnya meninggal, aku juga melihat kiri kanan, hampir semuanya menangis..
*aku juga nangis..

over all.. film ini adalah film yang sangat layak untuk dinikmati. - Dibanding film-film horor berbau sex yang agak kurang bermutu menurut saya. - Indonesia lebih memerlukan film-film bermutu mengandung pesan-pesan kehidupan. Seperti contoh lainnya Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Negeri 5 Menara. It's not just a movie.

Banyak value yang bisa kita ambil disini as an Indonesian, we still have something to be proud.. and something worth to fight..

Never give up in life..

Sekalipun mungkin anda tidak dihargai.. Tetapi, pada suatu hari apa yang ada lakukan pasti berguna.

Ada banyak cara untuk menunjukkan kecintaan pada negeri.
Dan apapun yang ingin diraih, cita-cita, harapan, impian, yang semua berawal dari sebuah mimpi, dengan kerja keras dan segala upaya, percayalah bahwa kita bisa meraihnya!

Dan tidak ada yang sia-sia di dunia ini. :)
Reading Time:

Wednesday, December 12, 2012

And I Say Hi to PPGT SMK Kolaboratif!
12:12 PM 9 Comments
Hello guys... ^^

well.. saking lamanya gak ngerumat blog ini, kayaknya mesti sedikit bersih-bersih nih..  *brb nge-lap pake kanebo dulu*

Okay.. Saat ini aku pengen bercerita tentang my another step of life yang baru aja berjalan sekitar 2 minggu ini..

weew.. dari bahasanya pasti udah mikir kalo aku merid :D haha.. belom.. belom.. tenang aja para fans,, belum saatnya kalian patah hati! wkwkkwkw.. (PD tingkat propinsi!)

okeh.. jadi.. sebenernya, aq mau cerita soal diterimanya seorang Yuanita menjadi salah satu penerima beasiswa Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi SMK Kolaboratif, yang disingkat sebagai PPGT SMK Kolaboratif, selama setahun, di Universitas Negeri Surabaya (UNESA)..

UNESA

Yes.. it's another scholarship for me.. setelah dapet beasiswa ini dan itu, yang mengantarkan aku menuju Sarjana Strata 1 tanpa biaya.. Yang pasti syukur Alhamdulillah aku karena sudah bisa mandiri sejak lulus SMA.. Dengan perjuangan yang cukup keras tentunya.. he he.. :D

*Anak-anak seperjuangan jaman di VEDC dulu pasti udah pada paham laaah... ^^

Lanjut lagi ceritanya..

Well, kenapa sih kok aku daftar kuliah PPG setahun itu,, ya.. ini sih berkaitan dengan profesi aku as a teacher, yang Insyaallah memang udah mau serius kesana.. udah 3 taun ini jadi guru, mau 4 taun.. dan sejak masih kuliah sambil ngajar, udah lumayan dapet banyak hal.. yang gak didapet hanya dengan duduk di bangku kuliah..

Dapet ilmu, pengalaman, teman, anak didik, kebanggaan, keharuan, love, semuanya lah..
Dan setelah aku wisuda barusan kemaren itu, aku merindukan bangku kuliah lagi.. Sasarannya memang ke kuliah kependidikan..
selain karena memang aku dari teknik murni, non kependidikan, aku pikir, wajar lah kalo aku pengen belajar lebih banyak lagi mengenai kependidikan. Yeah, kadang-kadang aku masih ngerasa belum bisa jadi bener2 guru yang bener.. yang baek.. yang bisa ngatasin murid seperti apapun dia..
well.. emang jadi guru itu bukan hal yang mudah.. tapi anyway.. itu bukan hal yang terlalu rumit juga kok.. :)

Exactly, ketika aku daftar di program ini, aku santai banget kayak ga ada beban apapun, padahal udah paham banget resikonya.. I'll lose my job.. karena kuliah di UNESA (Universitas Negeri Surabaya) gak bakal mungkin bisa aku jalanin dengan jadwal ngajar full time..
Tapi aku udah pikir baik2 sebelum mengambil setiap keputusan.. karena bagaimanapun, sistem pendidikan di Indonesia yang penuh dengan birokrasi ini tidak akan pernah menganggap (baca: menjamin kesejahteraan) guru yang berstatus non PNS, non sertifikasi, dan apa lah istilah lainnya.

Kalau mau aku terusin, aku ngajar dengan ijazah S1 saja, Sarjana Komputer, tanpa akta kependidikan, kalo dulu namanya Akta 4 sekarang PPG (Pendidikan Profesi Guru), tentu saja g bakal dianggap apa-apa oleh negara..
Padahal kerjanya juga sama aja dengan yang sudah PNS, bersertifikasi dan laen sebagainya..
Well.. ini hanya soal penghargaan dan kelayakan profesi saja sih.. karena, bagi pribadi aku sendiri.. bisa berbagi ilmu dengan anak-anak itu adalah hal yang sangat menyenangkan.. I do love that..

So.. I have to get into this college! Dan karena Tuhan begitu Maha Baiknya dengan membuka jalan bagi hambaNya ini dengan adanya program beasiswa PPGT SMK Kolaboratif yang diselenggarakan oleh DIKTI,-informasi bisa di cek langsung ke majubersama.dikti.go.id-, so.. tanpa pikir panjang, aku berusaha daftar..

mulai dari pemberkasan online, sampai tes online.. lolos semua.. terakhir wawancara.. di Gedung H5 Universitas Negeri Malang..
Dan, Alhamdulillah..
setelah menyisihkan kurang lebih 500an pendaftar yang memilih UNESA dengan mahasiswa yang diterima sebanyak 35..
setelah penantian selama kurang lebih 2 minggu, pengumuman pun muncul dan minggu depan sudah kuliah!!
 Sungguh-sungguh waktu yang amat sangat singkat untuk sebuah persiapan ninggalin tempat kerja..
mulai dari ngurusi perpindahan tugas mengajar.. masalah nilai, ujian, belum surat-surat pelengkap untuk persyaratan registrasi di UNESA, semacam SKCK, SKBN, surat sehat, yang harus diselesaikan di sela2 waktu kerja dengan sebijak-bijaknya..
Lagi-lagi.. Dengan kuasa Illahi, semua bisa terselesaikan dengan baik.. tepat waktu, dan Senin, 3 Desember 2012 tepatnya.. Berangkatlah aku ke Surabaya.. registrasi dulu sebelum besoknya kuliah perdana..
fiuhhh,,
melelahkan.. ya,, cukup melelahkan..
bahkan saat-saat crucial ngurus surat2 aku harus ngebut2an Singosari-Kepanjen (30 km) dalam waktu 4 hari berturut-turut,, sampai-sampai, pada hari Sabtu waktu tes kesehatan, tensi pun sedikit menurut..
Tapi, Alhamdulillah, kondisi badan sehat.. kuat.. dan masih penuh semangat.. :)
saking excitednya..
karena, hey.. aku akan belajar lagi.. setelah 2 tahun off dari bangku kuliah.. aku merindukan betul masa-masa dimana aku akan duduk sebagai seorang pelajar dan menyerap ilmu-ilmu baru dari para master guru alias Dosen.
Dan lagi.. Universitas Negeri..

It's just like another dream come true for me..

Karena dulu ga jadi milih PENS ITS dan pilih VEDC Malang dengan konsekuensi dapat ijazah swasta (tapi ilmu boleh diadu), di PPGT SMK Kolaboratif ini, menganut sistem kolaborasi antara kependidikan dengan pemantapan kompetensi keahlian..
Jadi, dengan pemampatan materi yang seharusnya ditempuh selama 1 semester (6 bulan) di UNESA, kami mahasiswa PPGT hanya menjalaninya selama 2 bulan. Yang kemudian 2 bulan berikutnya kita belajar memperdalam kompetensi keahlian di PENS ITS (horee ini yang aku sukaaa \o/ ). setelah selesai kembali lagi ke UNESA dan workshop.. lalu PPL selama 6 bulan.. baru setelah lulus, kami bisa mendapatkan sertifikat profesi guru..

Yang mana, di tahun 2016, semua guru yang ingin mengajar, dan diakui oleh pemerintah, harus mempunyai sertifikat ini..
Ya, dan aku, salah seorang yang beruntung (di atas penderitaan orang lain) yang mendapatkannya secara cuma-cuma..
Gratis tis.. beasiswa dari negara.. dan masih dapat biaya hidup pula.. :D

Yeah, tapi selalu ada konsekuensi bukan di setiap beasiswa.. Kita kuliah dengan uang negara, jadi memang sudah sebaik-baiknya dari kita benar-benar bisa menjadi berguna untuk bangsa dan negara, ditambah lagi manfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya pula.. Insyaallah.. semangat mahasiswa PPGT ini sepertinya membara semua.. :P
Jadwal kuliah perdana!

Jadwal kuliah lumayan full seperti orang kerja, masuk jam 7 pagi sampai jam 4 sore, maksimal jam setengah 5, dari hari Senin-Jumat.
Alhamdulillah, Sabtu masih bisa dipakai kerja.. :D
Salah Satu buku referensi Evaluasi Hasil Belajar

Yeah.. sampai saat ini.. dimana kuliah telah berjalan selama 2 minggu..
Banyak hal baru yang aku dapetin.. Ada Mata Kuliah apa aja sih??
Nih : 1. Profesi Pendidik Kejuruan
      2. Metodik Khusus Kejuruan
      3. Metodologi PTK Kejuruan
      4. Perkembangan Peserta Didik Kejuruan
      5. Evaluasi Hasil Belajar Kejuruan

Yeah,, ada beberapa yang lumayan bikin pusing sih..
Jujur aja, itu semua adalah teori-teori dari apa yang sudah aku praktikkan ketika mengajar..
Dan aku merasa, ngajar itu gak seribet teori-teori pendidikan tersebut loh..
Yahh, kata kuncinya kita emang harus smart dan enjoy..itu penting..

Karena menurut aku sih.. Sebagus apapun kerjaan kita.. kalo gak enjoy, mending stop aja deh.. :P

Sekali lagi, merujuk tulisan aku sebelumnya soal Suka Duka Mengajar di SMK, g ada kerjaan yang gak susah.. g ada kerjaan yang ga butuh perjuangan, dan seterusnya.. Jadi, keep on moving!

Semangat buat teman2 baruku di PPGT SMK Kolaboratif yang cukup berwarna, mulai dari Bandung, Banten, Semarang, Solo, Jogja, Makassar, Bali, Nganjuk, Kediri, Mojokerto, Malang, Kepanjen dan yang lainnya.. (Dan aku berasa paling tua deh! Yang laennya sebagian besar pada masih muda semua) :D Semoga kita semua adalah calon-calon guru Masa Depan Pendidik Generasi Penerus Bangsa yang Kreatif, Smart, dan Sukses!!

Amienn.. :)

 Lanjut episode berikutnya yah.. Semoga masih punya banyak kesempatan buat nulis.. x))
Reading Time:

@nieth_sweet